Sun Life Syariah, Mudahnya Berwakaf Dengan Asuransi Syariah

Kebetulan suami mempunyai asuransi syariah, dari sebelum menikah sampai sekarang. Alhamdulillah sudah hampir 10 tahun. Padahal dulu saat keuangan keluarga morat-marit, saya pernah meminta suami untuk menarik semua dananya untuk membuat usaha. Suami menolak, karena katanya persiapan kalau suatu hari nanti dia meninggal, keluarga akan mendapatkan santunan. Seram banget ngebayanginnya, tapi kata suami hidup takdir orang tidak ada yang tahu.

Saya pernah mendengar salah satu ustad top di negeri ini, saat meninggal anak-anaknya masih kecil, istrinya pun hanya mempunyai butik. Sempat terpikir bagaimana kehidupan keluarganya kelak? Beberapa waktu kemudian, saya mendengar kabar kalau keluarganya mendapatkan santunan sampai 5 milyar dari polis asuransi almarhum ustad tersebut. Alhamdulillah, keluarganya bisa hidup dengan layak dengan santunan tersebut. 

Tapi sayangnya kadang uang santunan kematian orang tuanya, digunakan untuk membeli rumah, jalan-jalan sama keluarga, atau hal lain yang bersifat konsumtif dan foya-foya. Apalagi kalau uang santunannya malah dihabiskan semua oleh ahli waris, tanpa menyedekahkan uang buat almarhum. Dan yang menyedihkan, almarhum si pemegang polis asuransi tidak mempunyai wakaf semasa hidup serta tidak punya tabungan amal jariyah lainnya, untuk dibawa ke dalam kubur. Padahal 3(tiga) amalan yang pahalanya akan mengalir setelah meninggal dunia, salah satunya amal(sedekah) jariyah.

Disebutkan di dalam hadits shahih dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah segala amalannya, kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya”. [HR. Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i]


Sumber: https://almanhaj.or.id/2909-ibadah-dan-amalan-yang-bermanfaat-bagi-mayit.html
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata bahwa Rasulullah SAW, bersabda:

"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh." (HR. Muslim)
Disebutkan di dalam hadits shahih dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah segala amalannya, kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya”. [HR. Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i]


Sumber: https://almanhaj.or.id/2909-ibadah-dan-amalan-yang-bermanfaat-bagi-mayit.html

Dalam acara Blogger Gathering bersama Sun Life Indonesia yang diadakan di The Hook Restaurant and Bar Jakarta, pada hari Minggu, tanggal 9 September 2017. Sun Life menghadirkan tiga orang narasumber yaitu :

  1. Ibu Srikandi Utami, Head of Syariah Unit Sun Life Financial Indonesia
  2. Bapak Achmad Emir Farabie, Senior Manager Digital and Social Media Marketing Sun Life Financial Indonesia, 
  3. Bapak H.M. Nadratuzzaman Hosen, Vice Chairman Badan Wakaf Indonesia.

Di acara ini, kami para blogger mendapatkan pencerahan mengenai berwakaf melalui asuransi syariah. Sebagai salah satu asuransi di Indonesia, Sun Life mengadakan terobosan dengan meluncurkan manfaat wakaf untuk polis produk asuransi jiwa syariah. Dengan menjadi peserta asuransi Sun Life Syariah, peserta bisa berwakaf semasa hidup dengan hasil investasi, maupun berwakaf dengan santunan yang akan diberikan ke ahli warisnya.

Bapak H.M. Nadratuzzaman Hosen dan Ibu Srikandi Utami beserta MC


Menurut ibu Srikandi, Wakaf Melalui Asuransi Syariah Sun Life, peserta asuransi dapat memanfaatkan asuransinya hingga maksimal 45 % dari santunan asuransi, dan mewakafkan manfaat investasinya hingga maksimal dari total kekayan dan atau harta warisan (tirkah). Batasan maksimal itu sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, yaitu fatwa DSN-MUI No.106/DSN-MUI/X/2016, tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah.


Dan uniknya sebagai perusahaan asuransi, Sun Life yang berasal dari Kanada, memisahkan distribusi unit bisnis konvensional dan syariah. Sehingga kantor pemasaran dan agen asuransi syariah akan memberikan pelayanan dan produk asuransi syariah secara maksimal, karena terpisah dari pelayanan dan produk asuransi konvensional.

Lalu kemana wakaf dari peserta asuransi syariah Sun Life akan disalurkan? Menurut ibu Srikandi, saat ini Sun Life menggandeng 3(tiga) lembaga pengelola aset wakaf, untuk menyalurkan wakaf, yaitu:

  1. Dompet Dhuafa
  2. Badan Wakaf Indonesia
  3. Rumah Wakaf

Bapak H.M. Nadratuzzaman menuturkan jumlah total tanah yang diwakafkan di Indonesia luasnya tiga kali luas negara Singapura. Tapi sayang karena tidak dimanfaatkan secara maksimal, sehingga banyak tanah wakaf yang tidak produktif. Padahal bila dikelola dengan baik oleh Pengelola Wakaf(Nadzir) maka wakaf akan memberikan kontribusi besar dalam pembangunan umat Islam.

Badan Wakaf Indonesia sebagai lembaga negara independen yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Badan ini dibentuk dalam rangka mengembangkan dan memajukan perwakafan di Indonesia. BWI hadir dalam rangka membina nazhir agar aset wakaf dikelola lebih baik dan lebih produktif sehingga bisa memberikan manfaat lebih besar dalam bentuk pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur publik.

Para Blogger Antusias Mendengarkan Asuransi Syariah Sun Life


Dengan berwakaf melalui asuransi syariah, peserta asuransi bisa berwakaf dengan sangat mudah. Tidak perlu menyiapkan dana khusus untuk wakaf dan tidak perlu datang ke lembaga wakaf. Tinggal mendaftarkan diri menjadi peserta asuransi syariah Sun Life. Selain itu peserta asuransi syariah mendapatkan benefit, mudah dan juga aman.


BENEFIT UNTUK NASABAH:

  • Peserta memberi Warisan untuk ahli waris
  • Peserta menabur amal jariyah saat hidup maupun setelah meninggal

MUDAH

  • Semua Polis Asuransi Syariah Sun Life dapat diwakafkan yaitu Manfaat Asuransi dan/atau Manfaat Investasi
  • Peserta dapat memilih lembaga wakaf berizin pemerintah (ada 174 lembaga wakaf), dan harus mitra Sun Life bila wakaf Peserta yang masih hidup.
  • Sun Life langsung mengirimkan manfaat asuransi ke lembaga wakaf dan penerima manfaat
  • Peserta dapat mewakafkan ke lembaga wakaf/lembaga sosial yang tidak terdaftar atas keinginan sendiri sesuai dengan ketentuan underwriting yang telah berlaku

AMAN
  •  Mitra wakaf yang terdaftar di Pemerintah, dana Peserta dikelola dengan profesional sesuai dengan hukum yang berlaku

Dengan adanya ketentuan di atas, maka peserta asuransi syariah Sun Life tidak perlu khawatir dengan dana investasi dan santunan yang akan diwakafkan. Berinvestasi dengan asuransi syariah Sun Life, selain mendapatkan jaminan hidup untuk keluarga juga dapat mendapatkan jaminan amal jariah yang mengalir di dalam kubur sampai hari kiamat. Amin Ya Rabbal Alamin.





Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

14 komentar

komentar