Ada yang tahu tanaman ciplukan? 

Dulu almarhum ayah saya sangat menyukai tanaman ciplukan. Bahkan sampai dijadikan semacam tablet bulat-bulat kecil oleh beliau. Tanaman ciplukan ini biasanya tumbuh di tanah lembab, seperti sawah yang agak kering. Seingat saya sejak menempati rumah, tanaman ciplukan tumbuh sendiri, dan ini merupakan berkah bagi ayah saya yang menderita diabetes.

(Tanaman Ciplukan yang tumbuh sendiri di pot, saat musim hujan)

Tanaman ciplukan ini memang diidolakan oleh penderita diabetes. Saya merupakan saksi hidup menyaksikan ayah saya yang penderita diabetes bisa sembuh dengan ciplukan. Dulu ayah saya selalu meminum gula tablet Equal, pengganti gula pasir, setelah mengetahui khasiat ciplukan. Ayah lalu berhenti minum Equal dan mulai mengkonsumsi ciplukan. 

Cara mengkonsumsinya ada 3 cara: 
  • Memakan buah ciplukan 
  • Membuat rebusan dari tanaman ciplukan, yang terdiri dari akar, daun, ranting dan batang. Biasanya tanaman ciplukan dijemur, lalu dipotong-potong. Kalau tidak salah segenggam (dikira-kira) direbus di panci tanah atau panci alumunium dengan air dua gelas, yang kemudian menjadi satu gelas. Sisanya ciplukan kering disimpan.
  • Ciplukan kering diblender dengan air, lalu dicampur dengan tepung terigu. Adonan agak basah itu dibulat-bulatkan kecil, lalu dijemur hingga kering. Setelah itu digongseng, setelah dingin dimasukkan ke dalam toples kedap udara. Bila toples biasa, tidak kedap udara, sebaiknya setiap 2-3 hari digongseng lagi, agar tidak menimbulkan warna putih-putih. 
Alhamdulillah, walaupun meninggal karena penyakit kanker paru-paru yang komplikasi ke lambung dan ginjal. Almarhum ayah gulanya tidak bermasalah, alias normal saja, karena rutin mengkonsumsi ciplukan.

Semoga sharing ini bermanfaat. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Terima kasih sudah berkomentar dengan baik dan sopan. Kalau sempat, akan saya BW balik. Senang bisa saling berbagi informasi dengan anda. EmoticonEmoticon