Kopi Kapal Api, Semangatin Harimu!

Kopi merupakan minuman favorit saya. Rasanya ada yang hilang bila sehari tidak minum kopi. Apalagi profesi saya sebagai seorang blogger dan freelance writer, yang membutuhkan semangat untuk menulis. Kopi menjadi teman setia dalam menulis agar imajinasi berkembang dan tulisan mengalir lancar di laptop. 


(Picture by Pexels)

Kopi memang sudah merupakan tradisi di keluarga kami yang berasal dari Sumatera Barat. Ibu dan ayah saya peminum kopi. Kegemaran minum kopi orang tua saya, menurun kepada tiga anaknya, salah satunya saya. Kopi sudah menjadi salah satu minuman wajib yang harus tersedia di rumah.

Apalagi sewaktu remaja, ibu yang seorang guru SMA, kadang menyuruh saya meminum kopi untuk membantunya mengoreksi ulangan para siswa. Saat pulang kampung ke Bukit Tinggi pun, saya melihat banyak orang setempat yang minum kopi. Apalagi di kampung, banyak terdapat warung kopi. Kopi pun menjadi rutinitas wajib di pagi hari dan sore hari. Laki-laki di sana, suka nongkrong di warung kopi, buat ngobrol, sambil minum kopi serta makan ketan dan pisang goreng. Membeli oleh-oleh kopi sumatera menjadi kewajiban setiap pulang kampung.  Mencari kopi juga sangat mudah di Bukit Tinggi, biasanya kopi-kopi giling banyak dijual di pasar, dijual dengan kaki lima dan di toko.


Dulu ayah saya pernah rutin membeli kopi giling di pasar, yang langsung digiling di tempat. Tapi karena harga yang semakin mahal, ayah saya lalu beralih membeli kopi bubuk kemasan, yang lebih ekonomis. Setelah mencoba berbagai merek, pilihan jatuh ke Kopi Bubuk Kapal Api, yang Jelas Lebih Enak.

Dari soal rasa dan harumnya, Kopi Kapal Api menyaingi kopi giling yang harganya lebih mahal. Belum lagi kalau membeli Kopi Kapal Api Special Mix, gula dan kopinya takarannya sesuai. Berbeda dengan meracik sendiri, kalau sedang buru-buru membuatnya, kadang kopinya terasa kemanisan, kadang kepahitan. Selain itu saya juga suka membeli Kopi Susu Kapal Api, bila ingin mencoba kopi yang ada susunya.

Sebenarnya saya heran sama orang-orang yang mau mengorbankan uang puluhan sampai ratusan ribu, hanya untuk segelas kopi di cafe. Walaupun alasannya buat mencari wifi yang kencang dan juga nongkrong, tapi tetap saja menurut saya membuang-buang biaya. Padahal di rumah pun, kita bisa menikmati kopi Kapal Api, sambil menikmati camilan, murah meriah. Untuk urusan menulis, saya memang tidak terbiasa di cafe, lebih suka menulis di rumah dengan minim riasan make up dan baju rumahan, dan tentu saja ditemani kopi.

Adik saya pun yang peminum kopi, selalu menanyakan Kopi Kapal Api Special Mix, bila berkunjung ke rumah. Memang kopi Kapal Api Special Mix dari dulu sampai sekarang rasanya tidak berubah. Kopi Kapal Api memang menjaga standar rasa. Bagi yang lidahnya peminum kopi, pasti tahu bagaimana merasakan kopi yang enak atau tidak enak. Dan bagi saya, Kopi Kapal Api Jelas Lebih Enak dibandingkan merek lain. Dari aromanya yang harum, Kopi Kapal Api bisa merubah mood saya menjadi semangat untuk menulis.

Serunya suami saya juga peminum kopi. Biasanya nih, pas tanggal tua, saya dan suami suka rebutan kopi di pagi hari. Maklum, mau beli tapi persediaan uang di rumah tipis. Selain itu suami yang suka nonton bola, selalu minum kopi buat begadang, sehingga persediaan kopi cepat habis. Karena itu penting sekali memasukkan kopi dalam daftar belanja bulanan, agar cukup selama sebulan.

Lalu bagaimana membuat Kopi Kapal Api yang benar-benar enak? Yang pasti untuk membuat aroma harum Kopi Kapal Api yang maksimal dan rasa tercampur dengan rata, harus mengikuti saran penyajian di balik kemasan Kopi Kapal Api, yaitu :

  • Tuang satu bungkus Kapal Api Special Mix dalam cangkir
  • Seduh dengan air mendidih, kurang lebih 200 ml
  • Aduk rata dan hidangkan
Jadi dalam menyajikan kopi jangan memakai air  hangat atau air panas di galon, karena akan kurang maksimal rasa dan harumnya. Selain itu minum kopi di cangkir sudah pas, kalau kebanyakan air, lebih baik takaran kopi Kapal Api diperbanyak, karena kalau tidak rasanya akan hambar.

(Secangkir Kopi Kapal Api)


Sebagai brand kopi yang sangat terkenal di Indonesia, Kopi Kapal Api disukai hampir seluruh masyarakat Indonesia. Coba deh, membeli kopi di warung, pasti menjual kopi Kapal Api. Belum lagi di warung tegal, rata-rata kebiasaan orang Indonesia minum kopi setelah makan, dengan alasan takut mengantuk. Kopi Kapal Api selalu dipilih, karena Jelas Lebih Enak, agar tetap semangat bekerja setelah makan nasi.

Brand Kapal Api ternyata ada sejak tahun 1927, dan merupakan brand lokal Indonesia yang mendunia. Sekarang Kopi Kapal Api juga berkembang mengikuti zaman, dengan munculnya varian kopi baru, sehingga menjadi Brand Kopi dengan varian terlengkap, yaitu :

  • Kapal Api White Grande
  • Kapal Api Mantap Kopi + Gula
  • Kapal Api 3in1 Java
  • Kapal Api Special Mix Less Sugar
  • Kapal Api Kopi Lampung
  • Dan lain-lain
Kopi Kapal Api mana pilihanmu?






Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

4 komentar

komentar
4 November 2017 07.37 delete

Ngopi item memang yang paling ampuh sih untuk ngilangin ngantuk, haha... Tapi kalau kapal api terkadang saya minum yang white grande juga sih.

Reply
avatar
7 November 2017 11.51 delete

Aku lebih pilih yg tanpa gula, sih, tapi di rumah seringnya bapak beli yg mix. Untuk ukuran kopi siap saji, kapal api emang punya ciri khas aromanya.

Reply
avatar
10 November 2017 07.47 delete

Buat penulis, kopi memang paling ampuh ya. Sama kalau aku juga menikmati semua kopi termasuk yang grande.

Reply
avatar
10 November 2017 07.48 delete

Enak ya bisa ngopi bareng bapak. Kalau yang sudah mix, tinggal tuang dan seduh, hehe.. Iya, wanginya beda, seperti kopi giling

Reply
avatar

Terima kasih sudah berkomentar dengan baik dan sopan. Kalau sempat, akan saya BW balik. Senang bisa saling berbagi informasi dengan anda. EmoticonEmoticon